Recent Posts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 31 Januari 2017

PUISI TENTANG ILMU

HAI HAI HAI........... Aku ajak berpikir ringan yaaaaa............... 
kalau keberatan atau bingung, Tetaplah dibaca...
muehehehehehe......

Bisa saja kita selama ini hidup dituntut untuk mencari ilmu. Ilmu apapun itu, apapun bentuknya bisa dikatakan ilmu. Terus menggali rahasia besar ilmu yang Allah miliki dan memahaminya dan tentunya bermanfaat bagi kehidupan. Di dunia ini ilmu tak hanya satu bukan?

Dari beribu-ribu orang, bermacam-macam ilmu yang ditemukan. Dengan ilmu munculah suatu peraturan, suatu pedoman, suatu kemudahan dalam menjalani hidup. Jadi ilmu tak akan terpisahkan dalam kehidupan. Ilmu bisa didapatkan dari orang lain yang berilmu atau orang yang telah banyak mendapatkan ilmu, yang ditularkan dari satu orang ke orang lain.
Atau bisa saja Allah memberi kemudahan dengan memperlihatkan suatu hal baru yang dinamakan ilmu agar orang yang mendapatkan ilmu mau membagikannya ke orang lain (jangan pelit berbagi ilmu). Dan mungkin saja "KEHIDUPAN ITU SENDIRI ADALAH ILMU"


Ilmu

yang aku bicarakan tentang ilmu
//
ku katakan, semuanya berawal dari-Nya
terbang, melayang, menyelami, mengarungi
kehidupan yang berisikan ruang dan waktu
kau tak akan mampu berhitung dengan jarimu
apa isi diantara ruang dan waktu
//
kau pasti butuh ini dan itu (untuk mengenal dan memahami) yang ada pada-Nya
yang sekedar dititipkan untukmu
kau tahu? sekadar dititipkan
bukan untuk di telantarkan
juga bukan sebagai pajangan kepala yang kebesaran
//
kalian tak akan mampu melihat (apa) tanpa cahaya
tanpa titipan-Nya, kalian tak akan mampu
melihat cahaya
//
ilmu tak hanya apa yang ada di kepalamu
apa yang terhitung di jarimu
kalau perlu,
tak hanya apa yang ada di setiap butir di padang pasir
//
kalian baru mengenal apa isi ruang dan waktu itu
yang tak seberapa bagi-Nya,
namun betapa sombongnya manusia
yang dengan kesombongan nya tak akan membayar
apa yang dijanjikan oleh-Nya
bersyukurlah akan hadirnya ilmu
dan sadar pula
itu semua hanyalah titipan

024N1, 2017

Selasa, 17 Januari 2017

CORETAN PIKIRAN

Bismillahir rahman nirrahim...
Mungkin ini adalah permulaan bagi saya. Untuk awalan mungkin saya akan sedikit mengutarakan suatu pendapat.
Image result for anak remaja

Banyak di zaman ini di temui banyak anak muda (tidak semuanya) sehingga dikatakan mayoritas gaya hidupnya mengikuti budaya barat. Sekalipun barat tetapi tidak tentu arahnya to!!!
Karena memang masa remaja bagiku seperti menentukan masa depan dan seperti suatu tes untuk menuju kemapanan diri. Seperti, bagaimana kita mengontrol perilaku kita, ucapan kita dan hal-hal lainnya yang menunjukkan adat ke-timuran kita.

Mungkin, yang terbiasa gaya hidupnya belum mengenal budayanya sendiri akan menganggap sebagai suatu hal yang ribet. Terlalu banyak aturan. Tetapi begitulah hidup karena mungkin setiap perilaku kita akan menghasilkan berbagai macam akibat. Misal, apabila kita tidak berhati-hati dalam berkata, bisa saja kita menyakiti hati orang lain dan sampai menyebabkan dendam hingga dendam itu tertanam kuat pada keturunannya, dan mungkin keturunannya harus menanggung akibat itu.

Oke kembali lagi....
Mungkin maksud saya adalah menanamkan adat ke-timuran kepada anak sejak kecil dan tentu disertai belajar keagamaan. Banyak anak muda sekarang yang hanya mengikuti trend yang sedang banyak diikuti, merasa tidak keren jika tidak mengikuti. Hal itu seperti anak yang tidak memiliki keinginan kuat dan tujuan dalam hidupnya. Remaja memang rentan. Remaja itu seperti mantan anak-anak dan menjadi calon dewasa. Banyak sekali rintangan untuk melewati masa peralihan. Seperti musim kemarau ke musin hujan atau sebaliknya. Mungkin saja orang yang pada masa remajanya awut-awutan berakibat memilki masa depan yang kurang baik. Remaja memang suka mencoba hal-hal baru dan seharusnya sudah dapat membedakan mana yang baik mana yang buruk.

Dalam hal ini tentu pendidikan dari orang tua sangatlah penting dan berpengaruh bagi kehidupan anaknya. Menanamkan kebiasaan, seperti berdo'a sebelum melakukan suatu kegiatan, membantu orang tua, dsb. Pendidikan dari orang tua bisa menjadi suatu benteng agar saat melangkah menuju dunia masyarakat tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif.

Terutama pada masa remaja adalah mulai adanya rasa suka terhadap lawan jenis. Ini adalah suatu hal yang wajar. Tetapi cara menyikapi dan cara mengungkapkannya yang mungkin bermasalah jika salah arah. Bahkan saya heran, sering saya lihat anak-anak sudah mengenal barang yang terlarang bernamakan "PACARAN". Banyak sekali saat ini tontonan yang kurang baik terutama untuk anak-anak. Lagi-lagi peran orang tua harus menyertai dalam hal ini.
Mungkin hanya itu yang bisa saya ungkapkan....

Saya akan memberi sedikit kata-kata:
1. Jangan berpikir Tuhan tidak adil. Jangan sekali-kali berkata seperti itu.
2. Selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah karuniakan kepada dirimu sendiri, keluarga, sahabat yang baik, makanan yang enak, menghirup udara yang bebas. Tentu kalian tidak akan bisa menghitungnya.
3. Untuk perempuan, ingatlah di masa remaja kalian membawa suatu kehormatan, jagalah.
4. Selalu ingat akan orang tua kalian yang sudah merawat kalian selama ini.
5. Sempatkanlah untuk merenung apa yang selama ini kalian lakukan.

Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk membaca. Semoga bermanfaat............